Cerita Si Kancil Yang Suka Mencuri Ketimun Pak Tani

Posted by Ganas003 on September 19, 2019 in
Cerita si kancil mencuri ketimun yakni dongeng yang banyak dikenal di tengah masyarakat, yang diceritakan dari generasi ke generasi. Selain itu dongeng tersebut sudah dibuatkan film animasinya sehingga sanggup ditonton oleh banyak anak anak. Cerita si kancil bersama-sama memiliki dongeng yang panjang dan dalam artikel ini admin akan menceritakan semuanya, eksklusif saja dongeng si kancil mencuri ketimun sebagai berikut ...
 Cerita si kancil mencuri ketimun yakni dongeng yang banyak dikenal di tengah masyarakat Cerita si Kancil yang Suka Mencuri Ketimun Pak Tani
kancil
Si kancil dan pak tani

Alkisah pada suatu hari pak tani sedang menanam flora ketimun di sawahnya alasannya yakni sedang animo kemarau dan biasanya pak tani menanam flora padi. Setelah satu atau dua bulan flora ketimun mulai banyak yang berbuah dan pak tani akan memanennya. Pada suatu malam kancil sedang berjalan jalan dan mencari makanan alasannya yakni perutnya lapar.

Saat melewati sawah pak tani kancil melihat banyak flora ketimun yang sedang berbuah, menyerupai durian runtuh kancil sangat bahagia sekali. Tanpa pikir panjang kancil eksklusif berpesta dengan makanan yang ada di depannya dan sesudah kenyang ia pulang ke rumahnya. Kemudian pada esok harinya pak tani menyerupai biasa pergi ke sawahnya.

Alangkah terkejutnya pak tani melihat tanamannya rusak dan sebagian buahnya ketimunnya hilang yang dicuri oleh seseorang. Walaupun begitu pak tani sabar akan hal tersebut lalu membereskan tanamannya lalu pulang. Pada malam berikutnya kancil ingin mencuri ketimun pak tani lagi alasannya yakni perutnya lapar, dan balasannya kancil mencuri ketimun pak tani lagi.

Esok harinya pak tani pergi ke sawahnya dan mendapati tanamannya dirusak dan ketimunnya dicuri lagi. Dalam benak pak tani problem tersebut dilarang dibiarkan dan ia memiliki rencana untuk menangkap pencuri tersebut. Untuk menangkap pencuri tersebut pak tani menciptakan orang orangan sawah dan melumurinya dengan getah dari pohon dan buah nangka yang sangat lengket.

Kemudian pak tani eksklusif menciptakan orang orangan sawah lalu di bawa ke sawah pak tani untuk menjebak pencurinya. Namun terlebih dahulu pak tani mengambil getah pohon nangka dan juga buahnya yang matang untuk  melumuri orang orangan tersebut. Setelah itu pak tani pulang dan  berharap besok pencurinya tertangkap.

Pada malam harinya menyerupai biasa kancil pergi ke sawah pak tani untuk mencuri ketimun lagi alasannya yakni perutnya lapar. Setelah hingga di sawah pak tani, kancil melihat sosok yang bangun di kawasan tersebut, alasannya yakni tidak bergerak maka kancil ingin tau dan mendekatinya. Setelah erat kancil menanyainya, siapa kau ... ?

Setelah di tanya satu, dua kali maka kancil mengancam untuk memukulnya, akan tetapi sosok tersebut membisu saja, terperinci saja alasannya yakni sosok tersebut yakni orang orangan sawah. Kemudian kancil memukulnya dengan tangan kanannya, akan tetapi tangan kancil menyerupai dipegangi oleh sosok tersebut dan tidak sanggup lepas.

Karena dipegangi maka kancil mengancam akan memukulnya lagi dengan tangan kirinya, dan sosok tersebut membisu saja. Kemudian kancil memukulnya dan terjadi lagi yaitu sosok tersebut menyerupai memegangi tangan kirinya dan tidak sanggup lepas. Walaupun berusaha sekuat tenaga kancil tidak sanggup melepaskan tangannya alasannya yakni lengket dengan getah nangka yang dilumurkan pak tani.

Esok harinya pak tani pergi sawahnya untuk melihat apakah perangkapnya berhasil menangkap pencurinya atau tidak. Dan dengan wajah terkejut pak tani melihat kancil yang lengket menemel pada orang orangan sawah yang dibuatnya. Ooo ... jadi kau ya cil yang mencuri ketimun saya ... Kata pak tani kepadanya ...

Kemudian pak tani membawa kancil pulang, mengurungnya di sangkar dan ingin memasaknya untuk dimakan bersama keluarga. Kancil tahu dirinya akan di masak olek pak tani dan alasannya yakni hal tersebut dirinya sangat sudah. Pada waktu itu kebetulan ada kambing yang lewat di samping sangkar kancil, dan datang tiba ia punya pandangan gres untuk menyelamatkan diri.

Kancil : Hai kambing ... saya ingin menyampaikan sesuatu sama kau ...     

Kambing : Aku tidak mau ... kau sering bohong dan menipu.

Kancil: Tidak ... saya hanya ingin bercerita saja. Aku akan di kawinkan oleh pak tani dan calon istriku itu sangat cantik. Itu buktinya pak tani sedang memetik buah kelapa untuk program pernikahannya ...

Padahal pak tani memetik buah kelapa untuk memasak gulai dari kancil yang ditangkapnya.

Kambing : Ooo ... begitu, kau beruntung sekali dan saya iri sekali ...

Kancil : Kamu sanggup menggantikanku menikah bila kau mau ...

Kambing : Ah ... masa begitu ... nanti pak tani murka ...

Kancil : Iya boleh ... nanti saya bilang sama pak tani.

Akhirnya si kambing mau menggantikan kancil untuk menikah dan masuk ke dalam sangkar yang dipakai untuk mengurungnya. Terlebih dahulu kambing membukakan kunci kandangnya lalu ia masuk dan kancil keluar dan bebas. Dengan cerdiknya kancil bebas dari kurungannya dan lari untuk pergi sejauh mungkin biar tidak di tangkap pak tani lagi.

Setelah datang waktunya pak tani ke sangkar kancil untuk menyembelihnya dan alangkah terkejutnya ternyata yang di dalam sangkar yakni kambing. Setelah pak tani bertanya kambing menyampaikan bahwa ia akan menikah menggantikan kancil. Kemudian pak tani mengambarkan bahwa kambing dibohongi oleh kancil dan ia akan disembelih pak tani alasannya yakni mencuri ketimun. Dengan begitu kambing merasa tertipu dan meratapi telah percaya dengan omongan kancil.